Pengertian Bottom Fishing, LIVE BAIT, TROLLING, Casting, Popping

Cara mudah mendapatkan ikan besar dengan teknik memancing yang benar – Seiring berkembangnya jaman, tehnik dan cara memancing ikan juga ikut berkembang. Hal ini di terjadi karena banyaknya para angler/pemancing yang mencoba berbagai cara untuk mendapatkan ikan.

tehnik dan cara memancing ikan

Banyak teknik mancing yang bisa di gunakan dalam memancing ikan, namundalam memancing ikan harus mengetahui ikan apa yang akan di pancing dan teknik mancing apa yang cocok untuk memancing ikan tersebut.

Berikut ini beberapa cara memancing dengan berbagai teknik  tradisional dan modern :

  • Mancing dasaran ( Bottom Fishing ) : Dengan tehnik ini, ikan yang biasanya yang didapat adalah Kakap Merah, Kuwe, Krapu, dan beberapa ikan dasar lainnya. Terkadang Tenggiri dan Barracuda juga dapat dipancing dengan cara ini. cara ini butuh teknik yang tinggi pada saat menarik ikan ke permukaan karena ikan dasar cenderung menarik pancing anda ke lebih dasar lagi
  • Memancing cara Koncer  (LIVE BAIT) : Cara ini sedikit unik, tanpa menggunakan timah/ pemberat, jadi kenur utama dipasang kili-kili peniti, kemudian disambungkan dengan mata kail dengan kawat nikelin sepanjang 10cm. Umpan yang digunakan mutlak umpan hidup seperti : selar, tembang, layang, como, kembung, sangir, bahkan baby barracuda. Umpan hidup dibiarkan berenang menjauhi kapal, menuju lokasi yang paling akurat (tohor), sambil menunggu ikan pamangsa, seperti Tenggiri dan Barracuda menyambar umpan hidup tadi. Terkadang digunakan pula balon, yang berguna agar ikan tidak berenang ke bawah, sehingga ikan selalua berada di permukaan (1-2m dari permukaan)
  • Memancing tehnik tonda (TROLLING) : Dengan umpan buatan sepeerti rapala, king getter, spoon, dsb – ditarikkapal dengan kecepatan 5-7 knot. Jarak umpan dari kapal sekitar 20-50m tergantung dari umpannya. Cara ini kurang efektif bila digunakan di daerah Kep. Seribu yang tidak banyak ikan palagis diatas 10 kg. teknik Tonda atau Trolling ini lebih efisien ketika anda gunakan di perairan luas seperti lautan. dan cara trolling ini lebih sering di gunakan untuk menangkap ikan marlin atau ikan-ikan lain yang memiliki kecepetan beranang tinggi.
  • Memancing cara casting : Biasanya dilakukan dari pinggiran laut, sepeti dermaga, batuan, bahkan diatas kapal yang sedang berhenti / jalan dengan pelan. Umpan yang digunakan biasanya tiruan (minnow, spinner bait, soft bait), dengan berat sekitar 7-20gram. Caranya adalah umpan dilempar sejauh mungkin, kemudian reel digulung dengan cepat. Dan hal ini dilakukan berulang-ulang sampai ikan menyambar maupun sampai tangan pegel. Casting ini sangat efisien untuk menangkap ikan kue atau ikan-ikan kecil penghuni dermaga. dan keuntungan lain menggunakan cara ini ialah pemancing tidak perlu susah-susah ke tengah laut untuk memancing.
  • Mancing tehnik jigging  : Tehnik ini biasanya di gunakan untuk memancing ikan-ikan besar penghuni lautan seperti ikan kue , ikan GT, atau ikan marlin. Cara ini diwajibkan menggunakan kapal, karena target ikan memancing dengan cara jigging adalah ikan yang berada di laut dalam. cara ini adalah dengan mengayunkan umpan tiruan (metal jig) ke atas dan kebawah dengan menggulung senar. Hal ini bertujuan agar umpan tiruan tersebut mirip ikan umpan alami, sehingga ikan mau menyambar metal jig tersebut.
  • Tehnik Popping : cara mancing dengan tehnik popping cukup di gandrungi oleh angler para mancing mania. Cara memancing dengan tehnik popping biasa dengan target ikan besar. Namun yang cukup populer adalah dengan targer ikan GT atau kuwe. Dengan umpan popper, tehnik popping adalah dengan cara melempar popper sejauh mungkin. KEmudian di  sentak2. Sehingga ikan yang merasa terganggu akan memakan popper tersebut.
  • Mancing dengan Layang-Layang ( KITE FISHING ) :  Biasanya sering saya jumpai di pinggiran pulau Seribu, para nelayan yang mancing dengan menggunakan layan-layang. Target ikannya adalah cendro. Bagaimana caranya ? sepertinya ikan cendro ditangkap dengan tali laso, tanpa menggunakan pancing. Saya kurang jelas sekali masalh ini, karena belum pernah ikutan nelayan itu, lagipula saya melihatnya dari jarak 5-10m dari kapal.
  • Mancing GARONG – disebut demikian karena memang NGGARONG ikan. jadi pancing tidak selalu berada di mulut ikan, tetapi terkadang ada di pipi, di pundak, perut, buntut dsb. Dan pancingnya pun disebut pancing GARONG, yang terdiri dari 6 rangkaian mata pancing, yang berbentuk matahari, menggunakan joran TEGEK, sepanjang 4-6meter. Target ikan adalah keluarga RABBIT FISH, seperti Baronang, Botana, dan terkadang juga ikan Kakak Tua. Teknik ini ialah teknik yang paling murah di lakukan oleh para mancing mania karena tidak memerlukan joran , senar , atau reel yang berkualitas bagus. disisi lain umpan garong ini ekonomis dan tidak mahal.
Copyright : Dengan alasan hak cipta atas artikel dengan judul Pengertian Bottom Fishing, LIVE BAIT, TROLLING, Casting, Popping yang merupakan hasil tulisan dari beberapa sumber yang ada di internet. Dan oleh sebab itu, go-fishing.net hanya menampilkan sebagian isi dari Pengertian Bottom Fishing, LIVE BAIT, TROLLING, Casting, Popping. Selain itu, go-fishing.net juga menyediakan layanan pencarian artikel memancing, harga joran, mancing galatama, umpan casting, sof lure, meracik umpan, jenis pelet.

Artikel dengan judul "Pengertian Bottom Fishing, LIVE BAIT, TROLLING, Casting, Popping" ini kami ambil dari beberapa blog dan forum memancing terpercaya. Oleh karena itu, jika anda ingin melihat lebih jelas Pengertian Bottom Fishing, LIVE BAIT, TROLLING, Casting, Popping secara lengkap, anda dapat mencari beberapa informasi memancing pada kolom pencarian yang sudah di sediakan.

Pengertian Bottom Fishing, LIVE BAIT, TROLLING, Casting, Popping yang lengkap, mudah dan murah